Wakil Bupati Flores Timur Agus Boli memberikan tabungan kepada siswa SD di sela-sela pengukuhan sanggar seni Desa Waiburak/Foto: Istimewa

Desa Waiburak, Kecamatan Adonara Timur, mengukuhkan tiga sanggar seni. Pengukuhan Sanggar Seni Budaya Sina Riang, Sanggar Seni Budaya Nuba Tawang, dan Sanggar Seni Budaya Kemoti ini dilakukan di lapangan depan mesjid Waiburak pada Senin (4/12) dan dihadiri oleh Wakil Bupati Flores Timur  Agustinus Payong Boli,SH.

Acara pengukuhan tiga sanggar seni budaya Desa Waiburak ini menampilkan seni tari Hedung yang dibawakan oleh Sanggar Nuba Tawang. Sementara itu, Sanggar Kemoti membawakan Teater Mimpi, dan Sanggar Sina Riang menampilkan Teater Warisan.

Pengukuhan sanggar seni Desa Waiburak ini dihadiri juga oleh Yudi Ahmad Tahjudin, salah satu pendiri teater Garasi, Gunawan Mariyanto, penulis dan sastrawan, Taufik Darwis, pengamat dan praktisi teater dari Bandung dan Silvester Petara Hurit, kritikus teater Flores Timur.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Waiburak Mansur Haji Djamaludin menyampaikan terima kasih kepada Wakil Bupati Flores Timur Agustinus Payong Boli yang turut hadir. “Saya bersyukur bahwa bapak Wakil Bupati berkesempatan hadir di acara pengukuhan sanggar seni Desa Waiburak, meskipun undangan dilakukan hanya melalui SMS. Hal ini tentu sangatlah luar biasa,” ungkap Mansur yang baru dua tahun menjabat sebagai Kepala Desa Waiburak ini.

Menurut Mansur, kehadiran sanggar seni di Waiburak dengan sendirinya membuat warganya memiliki pilihan-pilihan untuk berekspresi. “Kami tentu bergembira karena warga Waiburak memiliki akses untuk berekspresi. Dan, selanjutnya kami tentu akan memperhatikan sanggar-sanggar seni ini,” ujar Mansur lagi.

Kepala Desa Waiburak juga menyampaikan penghargaan kepada Sanggar Garasi dari Yogyakarta yang telah memberikan pendampingan untuk sanggar seni dari Desa Waiburak. “Kami berterima kasih kepada Sanggar Garasi yang telah memberikan pendampingan kepada Sanggar Sina Riang. Hal tersebut juga menjadi motivasi bagi kami pemerintah desa untuk memperhatikan anak-anak kami dan generasi muda melalui kegiatan seni, khususnya seni teater,” tegas Mansur.

Sementara itu Wakil Bupati Flores Timur Agustinus Payong Boli juga memberikan apresiasi atas munculnya sanggar seni di Desa Waiburak. “Ini adalah sebuah hal baik. Dan, sudah tentu pemerintah sangat mendukung kegiatan-kegiataan seni budaya,” ujar Agus Boli.

Wakil Bupati Flores Timur Agus Boli memberikan tabungan kepada siswa SD di sela-sela pengukuhan sanggar seni Desa Waiburak/Foto: Istimewa

Wakil Bupati Flores Timur itu melanjutkan munculnya sanggar-sanggar seni di masyarakat sebenarnya sejalan dengan salah satu misi utama pemerintahan saat ini yaitu selamatkan orang muda. “Ada dua hal yang hendak kita capai bersama dalam misi selamatkan orang muda Flores Timur ini. Pertama, menciptakan orang-orang muda menjadi wirausahawan agar dapat mandiri secara ekonomi menuju kesejahteraannya, keluarga, dan orang-orang yang ada disekitarnya. Dan yang kedua, membangun karakter orang muda agar memiliki karakter yang baik untuk bekal kepemimpinannya dalam setiap aspek kehidupannya,” urai Agus Boli menjelaskan.

Agus melanjutkan bahwa hal ini dicapai melalui kegiatan seni budaya dan olahraga. Oleh karena itu, Agus menghimbau kepada semua pihak agar mendukung setiap kegiatan seni dan olahraga sebagai bagian penting dari pembangunan di kabupaten Flores Timur selama lima tahun kedepan.

Lebih lanjut politisi Partai Gerindra itu berharap agar dengan pengukuhan sanggar-sanggar seni budaya Desa Waiburak ini dapat menjadi pemantik bagi desa-desa yang lain, yang ada di Kabupaten Flores Timur, agar bisa mengorganisir sanggar-sanggar seni yang ada di desanya. “Kiranya apa yang dilakukan oleh teman-teman di Desa Waiburak ini dapat menjadi contoh sehingga di desa-desa lain juga teman-teman muda mulai bergerak dalam kegiatan-kegiatan positif,” ujar Agus Boli berharap.

Di akhir sambutan, Wakil Bupati Flores Timur tersebut sempat memberikan tabungan untuk beberapa siswa sekolah dasar di Desa Waiburak. Menurut Agus Boli, pemberian tabungan ini agar para siswa mulai membiasakan diri untuk menabung sejak dini. “Ini hanya langkah awal supaya anak-anak mulai menabung. Dengan menabung sejak dini berarti kita mempersiapkan biaya untuk masa depan kita,” ujar Agus Boli memotivasi anak-anak. *(Ito Kabelen)

Editor: Christo Korohama

Sumber: http://www.sarabitinews.com/2017/12/06/tiga-sanggar-seni-desa-waiburak-dikukuhkan/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *